Keistimewaan Pulau Batam

Batam, dalam sejarah pembangunannya termasuk daerah yang masih muda di bandinglan dengan kota-kota lainnya di Nusantara. Mulai menggeliat pada tahun 70-an sebagai basis logistik dan operasional Pertamina. Pada tahun 1973 keluarlah Kepres No. 41 tahun 1973, dan pembangunan Batam dipercayakan kepada lembaga pemerintah yang bernama Otorita Pengembangan Industri Pulau Batam yang sangat umum dikenal sebagai Otorita Batam saja.

Namun karena perkembangan yang cukup pesat sebagai salah satu sentra industri yang sebagian besarnya adalah PMA menjadikan Batam melesat maju mendahului kota lainnya dalam hal ekonomi antara lain karena faktor kedekatan geografisnya dengan salah satu macan ekonomi Asia yakni Singapura.

Tak heran Batam tetap mampu menarik para pendatang dari berbagai wilayah Indonesia untuk mengadu nasib mencari penghidupan di Batam. Termasuk saya yang kini telah delapan tahun lebih menetap di Pulau yang dulu pernah dianggap saingan Singapura ini.

Yah itu sekedar preview singkat tentang Batam dan saya tidak akan memperpanjangnya.

Mengikut judul di atas akan kita sebutkan beberapa fakta unik tentang Batam diantara banyak sekali keunikan Pulau yang dulu merupakan wilayah Propinsi Riau daratan ini.

1. Batam adalah Pulau kecil, anda hanya butuh kurang lebih setengah jam dengan kendaraan anda untuk melintas dari ujung pulau ke ujung yang berlawanan dengannya

2. Batam disebut Bandar Dunia Madani, Batam Digital Island, dan satu lagi saya tambahkan adalah Batam Kota Ruko saking banyaknya ruko di Batam

3. Penduduk Batam sebagian besar adalah perempuan dengan perbandingan yang cukup besar karena sebagian besar pendatang adalah perempuan (operator produksi)

4. Batam adalah tempat “pembuangan” barang seken dari Singapura

5. Belum ada oleh-oleh khas Batam yang melegenda, meskipun ada yang sudah mulai mempopulerkan Brownies kukus sebagai oleh-oleh khas Batam (semisal Cake Pisang Villa, Sundae dan Laxmana)

6. Batam dan Singapura mempunyai bandara bertaraf Internasional, tapi anda hanya bisa pergi dan pulang diantara keduanya dengan kapal Ferry karena saking dekat lokasi keduanya.

7. Taksi Batam tidak memakai argometer jadi harus tawar menawar atau tahu harga “biasa” dari satu lokasi ke lokasi lainnya

8. Batam termasuk ranah melayu, tapi sulit mencari kampung asli melayu di Batam. Anda harus menuju pesisir atau pulau terdekat untuk menemukannya.

9. Arah mata angin tidak populer di Batam. Kebanyakan warga Batam akan kebingungan atau berpikir terlebih dahulu ketika anda tanya mana utara dan selatan, atau jika anda tanya rumahnya menghadap kemana.

10. Image Batam yang tetap melekat kepada Batam padahal tidak benar lagi adalah barang elektronik sangat murah di Batam, Batam surga bagi para pencari kerja.

Oh iyah jadi apa yah keunikan plusnya ? mikir bentar ah…

* Wakil Walikota Batam periode 2006-2011 juga adalah seorang blogger yaitu Bapak Ria Saptarika, jarang kan pejabat ngeblog dan berinteraksi dengan rakyatnya tanpa perantara ? Salut buat Pak Ria yang juga merupakan salah satu penggagas program pemerintah Batam yaitu “Batam Digital Island”

* Bisa menjadi alternatif wisata belanja bagi selain warga Batam saking banyaknya pusat perbelanjaan

* Ada wilayah bernama Nagoya di Batam yang sangat banyak counter money changer di sini

Source: dianfriday @ http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3092050

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s