Film Tentang Nabi Muhammad Berbiaya Sekitar Rp1,5 triliun Dimulai pada Tahun 2011

Berbagai cara diupayakan semua pihak untuk meluruskan pandangan miring barat terhadap Islam. Pembuatan film ini terkait dengan upaya baru untuk menghapus stereotip yang beredar luas tentang Islam di Barat. Sebaik2 pengajaran ialah melalui suri tauladan. Semoga saja.

qardhawi Barrie M. OsborneDOHA–Film internasional tentang sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW sedang dirilis oleh perusahaan media di Qatar. Rencana pembuatan film ini terkait dengan upaya baru untuk menghapus stereotip yang beredar luas tentang Islam di Barat.

“Film ini akan menyoroti kehidupan Nabi sejak sebelum lahir sampai wafat beliau,” ungkap Ahmad Abdullah Al-Mustafa, ketua Alnoor Holdings, Al-Jazeera TV, seperti dikutip Islamonline, Ahad (1/11).

Alnoor Holdings didirikan tahun ini untuk memanfaatkan peluang ekonomi dalam industri hiburan, berfokus pada produksi film internasional, produksi arab, dan animasi.

Pembuatan film yang akan menghabiskan biaya sekitar $150 juta atau sekitar Rp1,5 triliun ini rencananya akan dimulai pada tahun 2011. “Film itu diperkirakan akan memakan waktu antara 25 sampai 30 bulan,” ujar Abdullah.

Perusahaan tersebut telah mengeluarkan dana film internasional sebesar $200 juta untuk berinvestasi dalam proyek film di tengah pembiayaan ketat karena krisis keuangan.

Menurut Abdullah, pihak Alnoor masih melakukan pembahasan dengan pihak studio, agen pencari bakat dan distributor di AS dan Inggris, untuk memilih pemain film.

“Film ini akan dibintangi oleh seorang Muslim yang bisa berbahasa Inggris,” ungkap Abdullah. Namun, tambah dia, sesuai dengan aturan dalam Islam, wajah Nabi Muhammad tidak akan ditampilkan.

Film yang bertujuan untuk menjembatani Muslim dan non-Muslim ini akan diproduseri oleh Barrie M. Osborne, seorang produser eksekutif Amerika yang tekenal sebagai pemenang Oscar lewat filmnya “Lord of the Rings: The Return of the King”, di mana ia menerima Academy Award untuk Best Picture.

Pemimpin persatuan ulama dunia, Syekh Yusuf Al-Qardhawi, juga telah bersedia untuk mengawasi konten film tersebut. “Kami telah sepakat dengan Syekh Qardhawi untuk membentuk sebuah komite yang bertugas mengawasi script, pemotretan, dan produksi film,” kata Abdullah.

Syekh Qardhawi, bahkan memuji rencana pembuatan film Nabi Muhammad itu. “Film ini bertujuan untuk melayani Islam,” kata Qardhawi.

Sumber berita dan gambar:  http://www.republika.co.id

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s